paket wisata dieng 3 hari 2 malam

Menjemput Tirta Khayangan: Paket Wisata Dieng 3 Hari 2 Malam

Jejak Sang Fajar di Tanah Bima

Paket Wisata Dieng 3 Hari 2 Malam

JejakDieng kali ini akan mendapat kehormatan membersamai tamu istimewa dari Jakarta. Mereka akan menjalani pengembaraan ruhani selama 3 hari 2 malam.

Perjalanan ini bertujuan mengukir kenangan abadi. Lantaran dengan jumlah peserta 25 orang, rombongan ini adalah penjelajah yang siap meresapi keheningan dataran tinggi.

Penjemputan agung kami lakukan di Hotel Java Heritage Purwokerto. Di sanalah peserta tour sudah menghela napas semalam. Mereka telah tiba di bawah selimut malam menaiki kereta. Perjalanan ini membelah kegelapan, menjadi jejak singkat sebelum kaki melangkah di tanah penuh kenangan. 

Kru JejakDieng, terdiri dari 5 orang—3 driver yang piawai, 1 guide yang menjadi lentera cerita, dan 1 bendahara. Tentu saja telah bersiap siaga, menyusun setiap detail petualangan.

Fasilitas dan Layanan: Pesta Panca Indra

Paket ini menghadirkan sebuah simfoni pelayanan, menjamin kenyamanan tak terperi dalam pelukan dingin Dieng:

 * 3 unit kendaraan Hiace yang tangguh, ditemani gemericik BBM dan aman dalam jaminan Parkir.

 * Kami menyediakan seluruh tiket wisata, sebagai gerbang pembuka menuju keajaiban.

 * Tour Guide yang bukan hanya pemandu jalan, namun juga pencerita sejarah.

 * Jejak yang terekam abadi: Fotografer profesional, lengkap dengan bidikan foto, dan desingan drone yang menangkap pesona dari langit.

 * Santapan penawar rindu: Layanan makan 7 kali, menjamu selera dari fajar hingga senja.

 * Peneduh malam: Penginapan di Dieng 2 malam, di mana mimpi berpadu dengan dingin.

 * Petualangan yang memacu adrenalin: Jeep Dieng zona 1, menjelajahi jantung Dieng.

Ritme Senja dan Fajar

Pertama-tama tepat sebelum sang mentari meninggi, tim JejakDieng sudah berada di Lokasi, menyambut dengan senyum hangat. Penjemputan di hotel sejatinya dijadwalkan saat 08.30 WIB. Namun, para tamu Jakarta menginginkan ritme yang santai, sebuah perjalanan yang merangkul waktu, bukan diburu. Namun mereka meminta agar baru pukul 09.00 kami memulai jejak, meninggalkan kemewahan hotel untuk langsung menuju Wonosobo.

Selanjutnya perjalanan darat yang memakan waktu sekitar 3 jam seolah adalah pembuka tirai. Memanjakan mata dengan lukisan hijau. Sekitar 12.00 WIB, kami tiba di Wonosobo, tepat saat perut mulai melantunkan melodi lapar. Destinasi kami: rumah makan MBok Ro 5 jalan Dieng, sebuah persinggahan di mana kehangatan hidangan siang hari menanti.

Senanjutnya jam 13.00, setelah santap siang yang merayakan cita rasa dan sholat Duhur, kami melanjutkan pengembaraan.

Paket Wisata Dieng jejakdieng

Telaga Sunyi dan Samudra Teh

Sebelum destinasi pertama, kami melakukan briefing rute perjalanan. Tentu saja Telaga Menjer adalah destinasi yang akan menjadi sebuah cermin air purba yang membingkai langit. Di sisi lain, tim fotografer sudah menunggu, menangkap setiap momen takjub. Kami mengarahkan para peserta untuk naik perahu getek, seolah mengapung di atas lukisan alam yang tiada tara.

Senja mulai merayap saat kami menuju destinasi kedua: Panama Tea Resort. Kemudian dari sekitar 15.00 sampai 16.30 WIB, peserta tour tenggelam dalam antusiasme yang murni. Serta menikmati kesejukan udara yang membelai, dan asyik berfoto di antara hamparan samudra teh yang bergelombang hijau.

Melanjutkan perjalanan ke Dieng sekitar pukul 16.30 – 17.30, menembus kabut tipis. Sehingga kami tiba di Dieng dan check in penginapan di Cabin Sikidang, sebuah sarang hangat di tengah dingin. Malam itu menjadi perayaan kuliner istimewa, yang kami digelar di halaman cabin yang telah kami sulap menjadi resto pribadi.

Di samping itu menu utamanya adalah BBQ, sebuah permintaan dari tamu untuk memasak sendiri, sebuah ritual kebersamaan. Kami juga menyalakan api unggun yang menari, menemani tawa dan kisah di bawah langit Dieng yang bertabur bintang.

 Lautan Awan dan Jejak Para Pencinta Alam

Paket Wisata Dieng 3 Hari 2 Malam

Hari Kedua adalah puncaknya, sebuah perburuan sunrise di Sikunir. Pukul 02.30, peserta tour bangkit dari mimpi, dan pukul 03.00 rombongan sudah bergerak, menyambut janji fajar. Sehingga sekitar pukul 04.30, kami telah mencapai parkiran Sikunir, memulai tracking menuju puncaknya yang legendaris.

Sholat subuh memecah keheningan malam yang khusyuk di pos pertama, sebuah ritual keagamaan sebelum mengejar keindahan dunia. Setelahnya, kami melanjutkan tracking menuju pos 3 atau pos terakhir puncak Sikunir.

Alhamdulillah, Fajar melunasi perjuangan subuh itu. Lautan awan yang menawan menghampar dihadapan kami. Sunrise indah menyelimuti cakrawala emas yang merobek torai gelap.

Setelah turun, kami sarapan di Dieng, di rumah makan Mbok Suli. Kami menikmati untuk melunasi nasi uduk yang menghangatkan jiwa dan menu pendamping lainnya. Pukul 07.30, kami kembali ke penginapan untuk keperluan pribadi—mandi air hangat dan menyegarkan diri.

Selanjutnya pukul 09.00 kami melanjutkan petualangan. Tim Jeep Dieng sudah siap untuk mengantar kami dalam tour Jeep Dieng Zona 1. Di sana, kami menjelajahi Candi Arjuna, Kawah Sikidang dan Batu Pandang Ratapan Angin yang menawarkan panorama Telaga Warna. Trip Van Jeep ini berakhir pukul 12.00 lalu kami melanjutkan dengan makan siang.

Sebagai tanggapan dari permintaan, sore hari adalah waktu untuk istirahat. Peserta tour minta diantar ke penginapan lagi untuk menghela napas, menimbang kembali semangat santai yang mereka inginkan. Sekitar pukul 15.00 tour dimulai lagi, mengarah ke Taman Langit, sebuah hamparan padang yang menyentuh awan. Kemudian, kami menutup dengan Wisata Belanja oleh-oleh khas Dieng hingga pukul 18.30. Sebelum kembali ke peraduan, kami menyempurnakan malam dengan makan malam bersama.

Pamit di Stasiun Senja

Hari ketiga adalah babak penutup, dengan ritme yang jauh lebih santai karena tidak ada lagi kunjungan ke destinasi wisata. Fokus utama adalah drop off ke stasiun Purwokerto.

Untuk sarapan di Dieng dan makan siang, kami menyiapkan nasi box yang praktis. Mengingat jadwal kereta yang tepat pukul 12.45, makan siang di rumah makan berisiko memotong waktu yang berharga.

Perpisahan dimulai dari Dieng sekitar pukul 08.00. Perjalanan turun yang damai mengantar kami tiba di stasiun Purwokerto tepat pukul 12.15. Di sanalah, kami kru JejakDieng berpamitan setelah seluruh rangkaian tour Dieng selesai dan drop off terlaksana dengan sempurna.

Perpisahan ini meninggalkan tamu-tamu kami dengan hati yang penuh kenangan lautan awan, aroma teh, dan hangatnya api unggun. Hingga jumpa di jejak petualangan selanjutnya.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top