Salah satu agenda Paket Wisata Dieng dan Sikunir adalah mengunjungi Gardu Pandang Tieng. Ya Gardu Pandang Tieng, jangan sampai salah bukan Dieng ya. jadi sebelum masuk Dieng anda akan melewati desa Tieng bila via Wonosobo.
Empat kawasan wisata Dieng satu tiket terusan sepuluh ribuan salah satunya adalah Gardu Pandang Tieng 1.789 meter di atas permukaan laut. Wisata alam yang murah meriah dan merakyat serta mendunia.
baca juga : kawah Sikidang
Lokasi
Terletak di atas desa Tieng kecamat Kejajar Wonosobo, tempat yang unik untuk memandang alam sekitar, bukit yang sudah menjadi ladang pertanian warga, terasiring yang membentang rapi berundak tersusun, jajaran pegunungan Dieng membentang di kanan kirinya.
Perjalanan dari kota Wonosobo sekitar 45 menit dengan menggunakan kendaraan. Atau sekitar 20 km. lokasi menanjak sebelum jalan yang sering disebut lima belas persen menuju arah Dataran Tinggi Dieng.
Setiba digardu pandang yang menawarkan seribu kenangan indah anda dapat mengabadikan momen foto dengan langksap gunung Sindoro.
Asal Nama Tieng
Tieng berasal dari kata teyeng, teyengen atau karat, karatan, nama tersebut di ambil dari tuk atau mata air yang berwarna kuning seperti berkarat (teyengen bahasa setempat) terletak di sebelah barat desa Tieng.
Nama tersebut telah dimusyawarhkan oleh para tokoh masyarakat desa Tieng pada tahun 1996. Berdasarkan penelusuran data, dan informasi yang didapat oleh tokoh masyarakat tersebutlah, maka asal-usul nama desa Tieng bisa terungkap.
Gardu Pandang Tieng Sebagai Kawasan Wisata
Berwisata di Dataran Tinggi Dieng tidak hanya Kawah Sikidang saja yang menjadi tujuan wisata, namun Gardu Pandang Tieng juga menyuguhkan keindahan alam yang tiada banding.
Sebagai salah satu destinasi wisata alam, Gardu Pandang Tieng dikelola langsung oleh Pemda Wonosobo, jadi Gardu Pandang Tieng ini merupakan salah satu kekayaan wisata yang dimiliki oleh Wonosobo.
Menikmati Sunrise Di Balik Gardu
Anda dapat mengajuk keangunan sunrise di destinasi wisata ini, sekitar pukul lima sampai enam pagi. Jika beruntung maka lautan awan bisa anda terai.
Tepat di sebelah timur di balik awan nan jauh di sana, akan terbitlah sang idola pemburu sunrise bak telur yang baru merekah. Pancaran surya oranye yang elok dan enak untuk dipandang.
Namun setelah semuanya muncul dan berubah menjadi sinar putih maka berakhirlah untuk memandang, karena silau sang surya sudah mulai panas. Digantikan dengan penjemuran yang dapat menyehatkan badan dengan terserapnya vitamin D.
Foto Tak Kalah Indah
Setelah sang sunrise berlalu, maka di kawasan tampak terang, gunung-gunung mulai menampakan batang hidungnya, desa-desa bi bawah mulai kelihatan.
Saatnya untuk mengabadikan kenangan dengan berfoto selfi, maupun dengan sahabat. Anda bisa memilh tempat yang indah seperti di bawah pohon, di bawah gardu pandang, maupun di gardu pandangnya sendiri.
Berfoto disanding dengan gunung ; di sebelah selatan menuju arah utara, dengan gunung Kembang, Sindoro, Stlerep, Prau. Sebelah selatan barat dengan gunung Sekendil, Sikunir, Pakuwojo.